Semerusatunews.net, SURABAYA — Buron dalam kasus pembacokan dua petugas valet di kawasan tempat hiburan Ambyar, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Laurens Lekatompessy alias Pace, akhirnya menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya pada Minggu (9/8/2026) malam.
Baca juga: Unit Reskrim Polsek Gubeng Tangkap pelaku pencuri kursi besi milik Pemkot Surabaya.
Laurens sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Setelah menyerahkan diri, yang bersangkutan kini menjalani pemeriksaan penyidik untuk didalami perannya dalam rangkaian peristiwa kekerasan yang terjadi pada 25 Juli 2026 lalu.
Kasus tersebut bermula ketika sejumlah debt collector (DC) datang ke kawasan tempat hiburan Ambyar untuk melakukan penarikan kendaraan yang disebut mengalami tunggakan pembiayaan. Situasi kemudian berkembang menjadi keributan antara kelompok DC dengan petugas valet dan pihak lain di sekitar lokasi.
Dalam pemberitaan sebelumnya, polisi menyebut peristiwa terjadi sekitar pukul 03.15 WIB di area parkir TGC Kopi, Jalan Basuki Rahmat. Salah seorang DC yang telah lebih dahulu diamankan berinisial SL disebut datang bersama beberapa rekannya untuk menarik sebuah Suzuki Karimun Wagon R.
Keributan sempat mereda setelah kelompok tersebut meninggalkan lokasi. Namun, setelah meminta bantuan rekan-rekannya, mereka kembali mendatangi kawasan Ambyar. Situasi kembali memanas hingga terjadi aksi kekerasan yang menyebabkan dua petugas valet, Feri (25) dan Didik (28), mengalami luka akibat senjata tajam.
Baca juga: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Ringkus Pembuat Tembakau Sintetis, Ganja dan Sabu Diamankan.
Feri mengalami luka cukup serius di bagian punggung dan sebelumnya sempat dilaporkan dalam kondisi kritis sebelum berangsur membaik. Sementara Didik juga mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan mendapatkan perawatan medis di RSUD dr. Soetomo.
Dalam penanganan awal perkara, Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya telah mengamankan salah seorang terduga pelaku berinisial SL yang menyerahkan diri pada 26 Juli 2026. Polisi juga menyebut masih memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Penyerahan diri Laurens Lekatompessy alias Pace pada Minggu malam menjadi perkembangan penting dalam penyidikan. Statusnya yang sebelumnya masuk DPO kini akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Tangkap 3 anggota LSM yang viral serobot ruko Ngagel Rejo
Kasus ini sebelumnya juga sempat memicu ketegangan di sejumlah lokasi di Surabaya. Massa yang diduga merupakan rekan korban sempat mendatangi lokasi yang disebut sebagai markas kelompok debt collector di Jalan Teuku Umar. Aparat gabungan Polrestabes Surabaya dan Polda Jawa Timur kemudian melakukan pengamanan untuk mencegah terjadinya bentrokan.
Hingga kini, perkara tersebut masih dalam pengembangan Satreskrim Polrestabes Surabaya. Polisi juga masih memiliki kewajiban mengungkap secara menyeluruh siapa saja yang terlibat, peran masing-masing pihak, serta rangkaian kejadian yang menyebabkan dua petugas valet menjadi korban pembacokan.(Red)
Editor : Redaksi