x Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81
x Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81

Polemik Dugaan Penelantaran dan Eksploitasi Anak, Wali Kota Eri: “Tunggu Keputusan Hukum”

Avatar Redaksi

Politik dan Pemerintahan

 

 

Semerusatunews.net, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menindaklanjuti adanya dugaan penelantaran dan eksploitasi anak oleh seorang ayah yang viral di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu. Setelah melakukan kroscek lapangan, Pemkot bersama Polrestabes Surabaya tidak menemukan adanya bukti kuat atas dugaan tersebut.

 

Terkait hal itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan pesan penting kepada seluruh warganya. Dirinya tidak ingin, kejadian ini terulang kembali di Kota Surabaya. Sebab menurutnya, jejak digital dari kejadian ini akan mempengaruhi kondisi psikologis anak di kemudian hari. 

 

“Jadi saya tidak ingin warga terjadi hal seperti itu. Makanya saya sampaikan, kalau terjadi hal seperti itu maka jejak digital tidak akan pernah hilang, kasihan putra-putrinya kalau sudah dewasa melihat, ada yang mengeluarkan aibnya maka ini tidak bagus,” kata Wali Kota Eri Cahyadi saat ditemui di balai kota, Senin (3/8/2026). 

 

Wali Kota Eri menekankan, bahwa suami istri tidak dibenarkan saling mengungkap aib satu sama lain. Karena, lanjut dia, aib seorang istri harus ditutup oleh seorang suami, begitu pula sebaliknya. “Ketika ini ada perpisahan janganlah membuka aib itu. Tapi ditutup aib itu, untuk apa? Untuk anak-anak kita, jangan hanya karena egonya orang tua, anak yang jadi korban,” ujarnya. 

 

Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu juga menyebutkan, telah bertemu dengan kedua orang tua anak yang sempat viral tersebut. Sampai saat ini, Cak Eri menyampaikan, Pemkot masih menunggu hasil putusan terkait hak asuh anak dari Pengadilan Agama (PA) Kota Surabaya. 

 

“Alhamdulillah kemarin sudah kita pertemukan, ayo tunggu terkait keputusan hukumnya, karena negara kita negara hukum. Kalau keputusannya seperti apa, ya harus kita ikuti. Kita lihat nanti keputusan hukum dari pengadilan agamanya apa,” sebut Cak Eri. 

 

Cak Eri menekankan sekali lagi kepada masyarakat, jangan sampai kejadian ini terulang kembali ke depannya. Dirinya tidak ingin warganya saling mengumbar aib, terlebih kasus ini adalah urusan keluarga yang seharusnya tidak diketahui oleh masyarakat umum. 

 

“Jangan buka aib keluarga warga saya di tempat umum. Karena warga saya adalah keluarga saya, anaknya mereka adalah anak saya. Sehingga saya tidak ingin, anak ini nanti ketika dewasa juga akhirnya memiliki tekanan batin atau trauma gara-gara berita-berita yang menyudutkan bapak ibunya,” pungkasnya. 

 

Diketahui sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya, Ida Widayati mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan kondisi anak sekaligus menelusuri kebenaran informasi yang beredar. Selain itu, Ida menuturkan bahwa tim DP3A-PPKB juga telah bertemu langsung dengan ayah dan anak tersebut. Hasilnya, anak berada dalam kondisi baik dan saat ini diasuh oleh ayahnya.

 

 

Selain menemui sang anak, Pemkot Surabaya juga meminta keterangan dari ibu kandung yang sebelumnya menyampaikan dugaan eksploitasi tersebut. Namun, hingga kini bukti yang mendukung tuduhan tersebut belum dap

at ditunjukkan. (Red)

 

Artikel Terbaru
Senin, 02 Nov 2026 13:24 WIB | News

Kapolres Ponorogo Jadi Pembina Upacara di SMPN 2, Tekankan Pencegahan Bullying dan Kenakalan Remaja

Ponorogo - Upaya membangun karakter pelajar yang disiplin, berprestasi, dan taat hukum terus diperkuat Polres Ponorogo melalui pendekatan edukatif di ...
Senin, 02 Nov 2026 13:19 WIB | News

Kapolres Blitar Gelar Program Polisi Peduli Pendidikan di MTSN 2 Blitar

Kapolres Blitar, AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan Sebagai pembina Upacara di MTSN 2 Blitar Jeblog Talun, ...
Senin, 02 Nov 2026 13:03 WIB | News

Polres Gresik Razia Kafe di Ujungpangkah, Ratusan Botol Miras Ilegal Disita

Gresik - Peredaran minuman keras (miras) tanpa izin di wilayah Gresik utara menjadi sasaran razia Polres Gresik. Kali ini, petugas bergerak menyasar sebuah ...
Senin, 02 Nov 2026 12:53 WIB | Hukum dan Kriminal

Polda Jatim Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Negara Rugi Rp35,7 Miliar

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bersubsidi yang ...
Senin, 02 Nov 2026 12:49 WIB | Pendidikan dan Kesehatan

Kapolda Jatim Pimpin Upacara di SMAN 10 Surabaya, Ajak Pelajar Perangi Narkoba

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memimpin upacara bendera di SMA Negeri 10 Surabaya, Senin (2/11/2026).   Kegiatan tersebut merupakan ...
Senin, 02 Nov 2026 10:10 WIB | Pendidikan dan Kesehatan

SINERGI KAPOLSEK SEMAMPIR MENYAPA DI SEKOLAH

  Semerusatu news.net, SURABAYA — Suasana khidmat dan penuh antusias tampak di halaman SMP Kemala Bhayangkari 8 Surabaya pada Senin pagi (2/11/2026). Seluruh w ...