x Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81
x Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81

Saksi Independen Buka Rangkaian Dugaan Pengeroyokan Louis Prasetya

Avatar Redaksi

Hukum dan Kriminal

 

Semerusatunews.net, Surabaya – Kesaksian seorang sopir angkutan dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan Louis Prasetya di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (16/09/2026), membuka rangkaian peristiwa yang terjadi di gudang PT Agrimax, Jalan Tanjungsari, Surabaya.

 

Imam Waluyo (39), sopir asal Mojokerto, mengaku berada di lokasi bukan karena mengenal Louis Prasetya maupun dua terdakwa, Yusuf dan Poerwanto. Ia datang sekitar pukul 17.00 WIB untuk mengambil muatan buah.

 

Menurut Imam, sekitar setengah jam kemudian, dua pria menghampiri Louis yang berada tidak jauh dari tempatnya menunggu.

 

Salah seorang pria, yang disebut mengenakan kacamata, meminta Louis menghubungi seseorang yang belakangan diketahui sebagai Natalia, kakak Louis.

 

Namun, permintaan tersebut ditolak. Situasi kemudian berubah menjadi cekcok.

 

Imam mengaku melihat Louis yang saat itu duduk di atas palet kayu dipukul pada bagian wajah.

 

Setelah Louis berdiri, Imam menyebut terjadi perkelahian yang melibatkan dua orang tersebut.

 

Bahkan, salah seorang disebut memukul bagian belakang kepala Louis hingga korban akhirnya terjatuh.

 

Tak berhenti di situ, Imam mengaku melihat Louis dicekik dari belakang. Ia juga mendengar adanya ancaman pembunuhan terhadap korban.

 

Kesaksian Imam menjadi penting karena ia mengaku tidak memiliki hubungan dengan korban maupun terdakwa.

 

Ia bahkan menyebut Yusuf dan Poerwanto belum berada di lokasi ketika dirinya tiba sekitar pukul 17.00 WIB.

 

Kuasa hukum Louis, Hendra Tejo, menilai kesaksian tersebut dapat menjadi bagian penting dalam mengungkap rangkaian kejadian.

 

Menurut Hendra, posisi Imam yang berada di sekitar lokasi saat kejadian membuat keterangannya perlu diuji dengan bukti lain, termasuk rekaman CCTV.

 

CCTV, kata Hendra, diharapkan dapat memperlihatkan keberadaan Imam sekaligus mencocokkan rangkaian peristiwa yang disampaikan dalam persidangan.

 

Selain dugaan pengeroyokan terhadap Louis, pihak keluarga juga menyinggung dugaan cacian dan ancaman yang disebut dialami Natalia.

 

Kini, kesaksian saksi mata dan rekaman CCTV menjadi bagian dari pembuktian yang akan diuji dalam persidangan.

 

Majelis hakim nantinya yang akan menilai kesesuaian antara keterangan saksi, bukti elektronik, serta alat bukti lainnya dalam perkara tersebut.

(Limbad86)

Artikel Terbaru
Sabtu, 31 Okt 2026 18:50 WIB | News

Kanit V PJR Banyuwangi AKP Roni Faslah Lakukan Live Tik Tok Saat Jam Dinas, Ditlantas Polda Jatim diminta Tindak Tegas

BANYUWANGI – Dilansir dari media Datacyber.id dugaan aktivitas siaran langsung (live streaming) TikTok yang diduga dilakukan oleh Kepala Unit Patroli Jalan R ...
Kamis, 29 Okt 2026 17:22 WIB | News

Kapolres Lamongan Gandeng Penggiat Medsos Bangun Ruang Digital Aman dan Nyaman

Polres Lamongan menggandeng para penggiat media sosial di wilayah Kabupaten Lamongan untuk membangun ruang digital yang aman, nyaman, dan bertanggung ...
Kamis, 29 Okt 2026 17:18 WIB | News

Polres Ponorogo Gelar Rakor Pengamanan Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno 2026, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Wilayah

Polres Ponorogo menggelar rapat koordinasi (rakor) kesiapan pengamanan rangkaian kegiatan Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh ...
Kamis, 29 Okt 2026 16:38 WIB | News

Kapolda Bali “Turun Gunung” Kunjungi FKPEN,Perkuat Sinergi Keamanan dan Komunikasi Warga Nusantara di Bali

Bali - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., “turun gunung” menggelar kegiatan Kumpul Bersama Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara (FK ...
Kamis, 29 Okt 2026 16:33 WIB | Politik dan Pemerintahan

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono membuka ruang dialog dengan serikat pekerja

Surabaya - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono membuka ruang dialog dengan serikat pekerja untuk membahas persoalan ketenagakerjaan dan ...
Kamis, 29 Okt 2026 16:29 WIB | Pendidikan dan Kesehatan

Aksi Nyata Polres Lamongan Lindungi Pelajar, Satgas Polisi Jogo Sekolah Mulai Bergerak

Polres Lamongan menggelar Apel Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah di halaman Mapolres Lamongan, Kamis (29/10/2026) pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini ...