x Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81
x Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81

Ibu dan Anak Dimutilasi Jasad Dibakar Hingga Digiling, Polisi Ungkap Motif Pembunuhan 

Avatar Redaksi

Hukum dan Kriminal

Surabaya - Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Roy H M Sihombing mengungkap motif asmara dibalik pembunuhan keji yang diduga dilakukan pria di Madiun, Dwi Bagus Martono (40), terhadap istri sirinya Dini Hardiyanti (30) dan anaknya AGF (4) dengan keji.

Roy mengatakan terduga pelaku diduga kesal pada korban yang cemburu pada istri sahnya. 

"Motifnya kemungkinan masalah dendam. Emosi karena memang peristiwa yang melatarbelakangi bahwa pada saat itu si suami ini juga kan punya istri sah," kata Roy di Mapolda Jatim, Senin (26/10).

Dwi disebut membatalkan agenda liburan dengan Dini dan anaknya ke Telaga Sarangan, Magetan. Pasalnya pelaku disebut lebih memilih untuk menjemput istri sahnya di stasiun.

"Nah, ada komunikasi dengan istri sah. Kemudian yang perempuannya merasa cemburu. Jadi, akibat dari kecemburuan itu terjadi percekcokan mulut antara si korban dengan si atau juga pelaku," ucapnya.

Dwi diduga membunuh korban dengan cara mencekik ibu dan anak itu, membakarnya, memutilasinya hingga menggilingnya dengan mesin penggilingan daging.

Roy mengatakan jasad keduanya kemudian dibakar berkali-kali, dimutilasi dan dihancurkan DBM dengan mesin penggiling daging. Hal itu terjadi di rumah pelaku di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Sementara itu Kepala Subdirektorat III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan peristiwa ini diketahui setelah keluarga korban yang berasal dari Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor melaporkan kehilangan anggota keluarganya itu ke Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026 lalu.

Saat itu Dwi juga turut mengantarkan keluarga istri Dini melapor polisi.

"Iya, jadi (terduga) pelaku dan keluarga korban yang ada di Bogor datang ke Madiun melapor ya, mengantar ke Polres Madiun Kota melapor kehilangan. Jadi selama satu bulan ya, itu memang tadinya dipercayai bahwa hilang gitu," ucapnya.

Dalam penyelidikan awal, Dwi sebenarnya sudah sempat dicurigai. Namun, pria warga Kelurahan Winongo, Kota Madiun tersebut dilepaskan kembali oleh Polres Madiun karena penyidik belum mengantongi bukti yang cukup.

Berangkat dari kejanggalan demi kejanggalan, Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur akhirnya turun tangan untuk mendalami kasus ini.

Mereka awalnya melakukan penelusuran CCTV sebuah Hotel di Madiun. Lokasi di mana korban dan anaknya terakhir terdeteksi keberadaannya pada 19-20 September 2026.

Mereka juga melakukan penelusuran di sekitar rumah terduga di Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Di sana ditemukan lima pecahan tulang yang mencurigakan.

Lima sampel tulang itu kemudian dikirim ke laboratorium forensik. Dan hasilnya tulang-tulang itu terbukti merupakan bagian dari kerangka manusia.

Berdasarkan temuan forensik dan pengembangan bukti di lapangan, polisi menyimpulkan bahwa hilangnya korban dipastikan akibat tindak pembunuhan.

Petugas pun langsung bergerak menangkap kembali Dwi di pelariannya di sebuah padepokan di Gudo, Jombang, Jawa Timur, Minggu (25/10).

 

DBM kemudian digelandang ke Mapolda Jatim di Surabaya, Senin (26/10) siang. Dwi terlihat hanya bisa tertunduk saat digelandang petugas. 

Artikel Terbaru
Senin, 26 Okt 2026 13:07 WIB | News

Polres Magetan Siaga 24 Jam di Cemoro Sewu, Antisipasi Rembetan Karhutla Tawangmangu

 MAGETAN – Polres Magetan Polda Jatim terus memperkuat kesiapsiagaan personel gabungan di Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Cemoro Sewu, De ...
Minggu, 25 Okt 2026 23:02 WIB | News

Khofifah dan Kapolda Jatim Perkuat Sinergi, Jaga Stabilitas Keamanan dan Iklim Investasi

SURABAYA | Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperkuat koordinasi dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono guna menjaga ...
Minggu, 25 Okt 2026 21:07 WIB | News

Kapolresta Sidoarjo Gelar Minggu Kasih Bersama Jemaat GKI, Perkuat Toleransi Antar umat Beragama

Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A. Condroputra menggelar kegiatan Minggu Kasih bersama jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sidoarjo, Minggu ...
Minggu, 25 Okt 2026 19:19 WIB | News

Minggu Kasih di GKIN Sangkakala, Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa Perkuat Kerukunan dan Sinergi dengan Masyarakat

PONOROGO – Polres Ponorogo terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan komunikasi lintas agama. Komitmen tersebut diwujudkan m ...
Minggu, 25 Okt 2026 19:03 WIB | Hukum dan Kriminal

Kasus Viral Pembacokan di Jalan Kenjeran, Korban Lapor ke Polrestabes Surabaya

SURABAYA - Ajang balapan sepeda onthel di Jalan Kenjeran, Kota Surabaya, tepatnya di depan Gang Lebak Jaya 2, Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari, Kota ...
Minggu, 25 Okt 2026 18:35 WIB | News

Korban Pemukulan di Valhalla Specta Club, Resmi Adukan ke Polsek Genteng Polrestabes Surabaya

SURABAYA -  Dilansir dari media Potretrealita.com, Dugaan tindak pidana penganiayaan ringan di tempat hiburan malam Valhalla Specta Club, Jalan Kombes Pol. M. ...