Semerusatunews.net, SIDOARJO — Seorang perempuan berusia 24 tahun, (SS), warga Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, dikabarkan tengah menghadapi persoalan terkait kehamilannya yang kini memasuki usia sekitar tujuh minggu.
Baca juga: Kades Karangbong Ancam Tutup Total Jalan Surowongso Sidoarjo!
Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak keluarga, Sabrina diketahui telah menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG) dan dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui bahwa dirinya sedang hamil sekitar tujuh minggu.
Persoalan muncul ketika pihak keluarga Sabrina meminta laki-laki yang disebut sebagai pacarnya, Sutiyon, 38 tahun, warga jl Mandala 3/385 Kel, Semambung, kec, Gedangan, Sidoarjo untuk memberikan pertanggungjawaban atas kehamilan tersebut.
Menurut keterangan keluarga Sabrina, upaya meminta pertanggungjawaban tersebut telah dilakukan. Namun, Sutiyon dinilai belum memberikan kepastian mengenai langkah yang akan diambil untuk menyelesaikan persoalan tersebut dan terkesan menghindar dari tanggung jawab.
Keluarga Sabrina mengaku kecewa karena berharap adanya penyelesaian secara baik-baik serta tanggung jawab dari pihak yang disebut sebagai pasangan Sabrina.
Baca juga: Kapolresta Sidoarjo Raih Tiga Besar Polisi Inovatif Hoegeng Awards 2026
“Kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara baik-baik dan ada kejelasan mengenai tanggung jawab terhadap Sabrina dan calon anaknya,” demikian keterangan pihak keluarga.
Pihak keluarga juga menegaskan bahwa mereka masih membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, apabila tidak terdapat itikad baik atau kepastian pertanggungjawaban, keluarga Sabrina menyatakan akan mempertimbangkan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.
“Kami sebenarnya berharap masalah ini selesai secara kekeluargaan. Tetapi kalau tidak ada tanggung jawab dan tidak ada penyelesaian, keluarga akan mempertimbangkan menempuh jalur hukum,” ujar pihak keluarga.
Apabila perkara tersebut benar-benar dilaporkan kepada aparat penegak hukum, proses dan fakta hukum selanjutnya akan menjadi dasar untuk mengetahui duduk perkara secara lebih objektif.(Redaksi)
Editor : Redaksi