Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Surabaya, Andra Naftali Gustaf Vano Perkuat sistem keamanan dan Ketertiban

Reporter : Redaksi

Semerusatunews.net, Sidoarjo - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya terus memperkuat sistem keamanan dan ketertiban sebagai fondasi utama dalam menjamin seluruh proses pemasyarakatan berjalan aman, tertib, dan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan.

Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan Penguatan Tugas dan Fungsi Keamanan yang digelar di Aula Lantai 3 Gedung Utama Rutan Kelas I Surabaya, Selasa (1/9/2026). Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Surabaya, Andra Naftali Gustaf Vano, mengumpulkan seluruh Kepala Regu Pengamanan beserta anggota untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah dalam pelaksanaan tugas.

Baca juga: PT ISAN Diduga Belum Kembalikan Penuh Dana Pembatalan Kontrak Sepihak, Suriani Siapkan Perjanjian Pelunasan

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk kembali menegaskan bahwa fungsi pengamanan membutuhkan disiplin, kewaspadaan dan integritas. Setiap petugas harus memahami tugasnya secara menyeluruh serta mampu menjalankan prosedur secara konsisten.

Salah satu fokus utama dalam pengarahan adalah kedisiplinan pemeriksaan di Pintu Pengamanan Utama (P2U). Sebagai salah satu akses utama keluar-masuk lingkungan Rutan, P2U memiliki posisi strategis dalam sistem pencegahan gangguan keamanan.

Pemeriksaan harus dilakukan dengan teliti dan sesuai prosedur. Tidak boleh terdapat kelengahan yang dapat membuka peluang masuknya barang maupun benda yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Pengamanan Harus Berkesinambungan

Selain pemeriksaan di P2U, jajaran pengamanan mendapatkan penguatan terkait prosedur pengamanan Wasrik dan mekanisme serah terima piket.

Serah terima piket menjadi bagian penting untuk memastikan tidak terjadi putus informasi antarregu. Setiap petugas harus menyampaikan kondisi dan situasi keamanan secara jelas kepada regu berikutnya.

Dengan koordinasi yang baik, seluruh jajaran dapat mengetahui perkembangan situasi dan segera melakukan langkah sesuai prosedur apabila terdapat potensi gangguan.

Penerapan prosedur secara disiplin juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengamanan yang terukur dan profesional.


Integritas Petugas Jadi Kekuatan Utama

Penguatan fungsi keamanan tidak berhenti pada aspek teknis. Integritas petugas juga menjadi perhatian utama.

Setiap anggota jajaran pengamanan dituntut menjalankan tugas secara jujur, disiplin dan bertanggung jawab. Kewenangan yang dimiliki harus digunakan secara profesional serta tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Rembol76 Pusat Salurkan Bantuan dan Kawal Tuntas Kasus Pengeroyokan Jombang

Rutan Kelas I Surabaya juga menekankan bahwa pelaksanaan pengamanan harus dilakukan dengan prinsip kuat tanpa kekerasan. Ketegasan dalam menjaga keamanan harus tetap disertai sikap profesional, proporsional dan manusiawi.

Dengan demikian, fungsi pengamanan tidak hanya bertujuan mencegah gangguan, tetapi juga memastikan hak warga binaan tetap dihormati dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Keamanan Menjadi Fondasi Pembinaan

Kondisi keamanan dan ketertiban yang terjaga memberikan dampak langsung terhadap proses pembinaan warga binaan. Lingkungan yang aman memungkinkan berbagai kegiatan pembinaan berjalan secara lebih tertib dan kondusif.

Keluarga warga binaan juga membutuhkan kepastian bahwa layanan kunjungan dapat berlangsung secara aman dan nyaman. Begitu pula masyarakat yang datang untuk memperoleh layanan pemasyarakatan.

Karena itu, penguatan fungsi keamanan merupakan bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Rutan.

Baca juga: Gebyar HUT ke-81 RI, Karang Taruna Kendung Jaya RW 06 Rayakan Dengan Pentas Seni

Melalui konsolidasi jajaran pengamanan, Rutan Kelas I Surabaya memastikan seluruh petugas memiliki komitmen yang sama dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan secara profesional.

Menutup Celah, Menjaga Kepercayaan

Pemeriksaan P2U yang disiplin, prosedur pengamanan Wasrik yang konsisten, serah terima piket yang tertib serta integritas petugas menjadi rangkaian penting dalam mempersempit celah gangguan keamanan.

Langkah tersebut menunjukkan komitmen Rutan Kelas I Surabaya untuk membangun sistem pengamanan yang kuat sekaligus humanis.

Bagi Rutan Surabaya, menjaga keamanan bukan hanya tentang memastikan kondisi di dalam Rutan tetap terkendali. Lebih dari itu, keamanan merupakan bagian dari upaya menjamin proses pembinaan berjalan optimal, melindungi hak warga binaan, memberikan rasa aman kepada keluarga, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemasyarakatan.

Dengan disiplin yang terus diperkuat dan integritas yang dijaga, jajaran pengamanan Rutan Kelas I Surabaya dituntut menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, profesional dan berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru