Semerusatunews.net, Surabaya - Maraknya aksi kejahatan jalanan seperti jambret, begal, gangster, maling, hingga pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) membuat masyarakat Kota Pahlawan kian hari makin cemas.
Menyikapi fenomena tersebut, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan telah membentuk unit khusus, yang beranggotakan 23 personel gabungan dari Satuan Reserse dan Brimob. Unit itu khusus untuk patroli keliling Surabaya di jam rawan.
"Kita sudah membentuk unit khusus, terdiri dari 23 personel yang memiliki kualifikasi khusus. Brimob, reserse, yang akan kita gerakkan setiap hari untuk patroli, monitoring," katanya, Rabu 3 Juni 2026.
Patroli unit khusus itu diharapkan mampu menekan angka kriminalitas jalanan yang seolah tak ada habisnya dikabarkan lewat berbagai media. Oleh sebab itu, Luthfie mengimbau agar para pelaku yang masih beraksi agar segera bertobat.
"Perlu saya sampaikan kepada kelompok-kelompok gangster, geng motor, hentikan aksi-aksi yang meresahkan warga Surabaya. Sekali lagi saya ingatkan, hentikan aksi-aksi yang meresahkan warga Surabaya," tegasnya.
Luthfie juga memerintahkan unit tersebut untuk memberikan tindakan tegas apabila kedapatan beraksi di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. Bila pelaku nekat melawan atau membahayakan orang lain, petugas disarankan agar memberikan tindakan keras.
"Saya perintahkan, terhadap pelaku-pelaku yang meresahkan, yang membahayakan keselamatan masyarakat, lakukan tindakan tegas, keras, terukur," Ujarnya.(Red)
Editor : Redaksi