x Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81
x Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81

ARSAS Soroti Warga Lansia dan Penyandang Disabilitas yang Tidak Lagi Mendapat Bantuan Pemerintah

Avatar Redaksi

Politik dan Pemerintahan

Semerusatunews.net, Surabaya — Komunitas Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menyoroti kondisi sejumlah warga yang dinilai membutuhkan perhatian pemerintah setelah tidak lagi menerima bantuan sosial.

Ketua Umum ARSAS, Herry Bimantara, mengatakan pihaknya banyak menerima keluhan dari anggota maupun masyarakat terkait warga yang mengalami perubahan status kesejahteraan sehingga berdampak pada penerimaan bantuan pemerintah.

Untuk memastikan kondisi tersebut, ARSAS melakukan peninjauan langsung ke lapangan bersama Pemerintah Kota Surabaya. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan sejumlah warga dengan kondisi kehidupan yang memprihatinkan di kawasan Jalan Ambengan Batu, Kecamatan Tambaksari, Surabaya,  Rabu (2/9/2026).

Salah satu warga yang ditemukan merupakan seorang lanjut usia yang masih harus bekerja sebagai pedagang nasi goreng untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Warga tersebut juga diketahui tinggal di rumah yang kondisinya dinilai tidak layak huni.

Menurut informasi yang diterima ARSAS, status kesejahteraan warga tersebut mengalami perubahan dari desil 2 menjadi desil 6. Perubahan tersebut diduga berdampak terhadap akses warga terhadap program bantuan pemerintah.

Selain itu, ARSAS juga menemukan keluarga penyandang disabilitas yang tinggal dalam kondisi rumah tidak layak huni dan dinilai membutuhkan perhatian serta penanganan lebih lanjut dari pemerintah.

Herry menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius agar program bantuan sosial benar-benar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

«“Program bantuan sosial seharusnya hadir bagi warga yang benar-benar membutuhkan, terutama lansia, keluarga penyandang disabilitas, dan masyarakat miskin yang hidup dalam keterbatasan,” ujar Herry.»

ARSAS meminta Pemerintah Pusat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penentuan desil data kesejahteraan masyarakat yang digunakan dalam penyaluran bantuan sosial.

Menurut Herry, evaluasi diperlukan untuk memastikan data yang digunakan benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat di lapangan. Dengan demikian, bantuan pemerintah diharapkan dapat diberikan secara tepat sasaran dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Evaluasi penting agar data desil benar-benar mencerminkan kondisi nyata warga di lapangan, sehingga bantuan pemerintah tepat sasaran,” katanya.

ARSAS juga menyatakan kesiapannya untuk terus melakukan pemantauan di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak terkait dalam mengawal kepentingan masyarakat Surabaya.

“Jangan sampai warga yang paling membutuhkan justru kehilangan haknya atas perlindungan dan bantuan negara,” tegas Herry.

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 21:56 WIB | Hukum dan Kriminal

GEBRAKAN DITRESNARKOBA POLDA JATIM! PETUGAS NAIK ANGKOT GEREBEK KAWASAN JALAN KUNTI SURABAYA

SURABAYA – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap n ...
Minggu, 18 Okt 2026 16:23 WIB | Hukum dan Kriminal

Polda Bali Amankan 21 Penjual Pertalite di Atas Harga Normal

Bali. Di tengah krisis bahan bakar minyak (BBM) di Bali, sebanyak 21 orang dari berbagai latar belakang diamankan Polda Balikarena menjual Pertalite dengan ...
Minggu, 18 Okt 2026 16:18 WIB | Politik dan Pemerintahan

Polda Bali Gelar Minggu Kasih di GKPB Kristus Kasih

DENPASAR, BALI — Dalam semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama, Polda Bali melaksanakan kegiatan Minggu Kasih yang bertempat di GKPB Jemaat “ ...
Minggu, 18 Okt 2026 11:02 WIB | Hukum dan Kriminal

DARURAT KEAMANAN! Dugaan Pencurian Motor Kembali Terjadi di Bronggalan Surabaya, Polsek Tambaksari Didesak Bertindak Nya

SURABAYA, Maraknya dugaan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Tambaksari kembali menjadi keluhan masyarakat. Kali ini, ...
Sabtu, 17 Okt 2026 22:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Korban Dugaan Penipuan Arisan Online MS Blesse Bigget Rugi Rp 886 Juta, Laporan Tercatat di Polrestabes Surabaya

SURABAYA, – Dugaan penipuan berkedok bisnis dana pinjaman yang dikaitkan dengan arisan online MS Blesse Bigget dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Seorang w ...
Sabtu, 17 Okt 2026 22:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Kunjungi Museum di Nganjuk

NGANJUK – Kapolri Jenderal Polisi Prof. Dr. H. Suyudi Ario Seto berziarah ke makam Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026). Dalam r ...