x Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81
x Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81

Dugaan Potong Jalur di Pangsud–Karapan Sapi, Satlantas Polrestabes Surabaya di Minta Segera Turun Tangan

Avatar Redaksi

Hukum dan Kriminal

Semerusatunet, Surabaya — Video yang diunggah akun TikTok Dashcam_ojol ramai diperbincangkan di Kota Surabaya. Rekaman tersebut menyoroti aktivitas pengendara yang diduga melakukan pemotongan jalur dari arah Sono Kembang menuju akses Jalan Karapan Sapi, kawasan Panglima Sudirman–Polisi Istimewa, Surabaya.

Peristiwa yang disebut terjadi pada Sabtu, 8 Agustus 2026, itu menjadi perhatian karena pola pergerakan kendaraan tersebut dinilai berpotensi mengganggu arus lalu lintas. Sejumlah pengguna jalan mempertanyakan mengapa masih terdapat kendaraan yang melakukan manuver memotong jalur pada ruas yang semestinya digunakan sesuai pengaturan lalu lintas.

Dalam video yang beredar, kondisi lalu lintas terlihat menjadi sorotan lantaran kendaraan dari arah tertentu melakukan pergerakan melintasi jalur untuk menuju arah Karapan Sapi. Apabila manuver tersebut dilakukan tanpa memperhatikan rambu, marka, maupun ketentuan lalu lintas yang berlaku, kondisi itu berpotensi menimbulkan konflik dengan kendaraan lain yang melaju dari arah berlawanan.

Kekhawatiran masyarakat bukan tanpa alasan. Pemotongan jalur secara sembarangan dapat membuat pengendara lain melakukan pengereman mendadak atau mengubah arah kendaraan secara tiba-tiba. Dalam kondisi lalu lintas padat, situasi tersebut juga berpotensi menimbulkan kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, masyarakat meminta adanya kejelasan mengenai rekayasa lalu lintas dan ketentuan pergerakan kendaraan di kawasan tersebut. Jika memang terdapat larangan kendaraan melakukan pemotongan jalur menuju Jalan Karapan Sapi, maka pengawasan di titik tersebut dinilai perlu diperkuat.

Sorotan lain yang muncul adalah keberadaan pos lalu lintas Karapan Sapi yang sebelumnya dikenal menjadi salah satu titik penjagaan petugas lalu lintas. Warganet mempertanyakan apakah saat kejadian berlangsung terdapat personel Satlantas Polrestabes Surabaya yang melakukan pengaturan maupun pengawasan di lokasi.

Masyarakat berharap persoalan tersebut tidak hanya berhenti sebagai perdebatan di media sosial. Kepolisian diharapkan dapat melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi, termasuk memeriksa kondisi rambu, marka jalan, pola arus kendaraan, serta titik-titik yang memungkinkan pengendara melakukan pemotongan jalur.

Jika ditemukan adanya pelanggaran lalu lintas, masyarakat juga meminta agar petugas memberikan edukasi maupun penindakan sesuai aturan yang berlaku. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kebiasaan pengendara melakukan manuver yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Apalagi, kawasan pusat Kota Surabaya memiliki intensitas kendaraan yang cukup tinggi. Kesalahan mengambil jalur atau melakukan pemotongan arus secara tiba-tiba dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, terlebih ketika kendaraan lain melaju dengan kecepatan yang tidak memungkinkan untuk melakukan pengereman secara aman.

Persoalan ini juga menjadi momentum bagi jajaran Satlantas Polrestabes Surabaya untuk mengevaluasi efektivitas pengawasan di sejumlah titik yang dianggap rawan pelanggaran. Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai jalur yang boleh dan tidak boleh dilalui.

Awak media juga telah berupaya meminta tanggapan kepada Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M., terkait video viral tersebut, khususnya mengenai dugaan pemotongan jalur di kawasan Panglima Sudirman serta keberadaan personel di sekitar titik Karapan Sapi.

Namun hingga naskah ini disusun, belum diperoleh tanggapan resmi dari Kasat Lantas Polrestabes Surabaya mengenai persoalan tersebut.

Tidak adanya tanggapan pada saat konfirmasi dilakukan membuat pertanyaan publik mengenai pengawasan lalu lintas di lokasi tersebut belum mendapatkan jawaban. Meski demikian, pihak kepolisian tetap memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan secara resmi agar informasi yang beredar di media sosial tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.

Publik juga perlu membedakan antara video viral, dugaan pelanggaran, dan fakta yang telah diverifikasi. Rekaman Dashcam_ojol dapat menjadi bahan awal untuk mengevaluasi kondisi lalu lintas, namun penentuan apakah telah terjadi pelanggaran tetap harus berdasarkan pemeriksaan di lapangan dan ketentuan lalu lintas yang berlaku.

Masyarakat berharap Satlantas Polrestabes Surabaya segera melakukan pengecekan terhadap lokasi tersebut. Bila memang diperlukan, personel dapat ditempatkan pada jam-jam tertentu untuk melakukan pengaturan, mencegah kendaraan memotong jalur secara sembarangan, sekaligus memberikan edukasi kepada pengendara.

Langkah cepat tersebut dinilai penting agar persoalan yang awalnya hanya menjadi perbincangan di media sosial tidak berkembang menjadi persoalan keselamatan lalu lintas. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama, sementara setiap pelanggaran harus ditangani secara terukur dan sesuai ketentuan.

Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan resmi dari Satlantas Polrestabes Surabaya terkait situasi lalu lintas di kawasan Panglima Sudirman, Sono Kembang, Polisi Istimewa, dan akses menuju Karapan Sapi tersebut, termasuk apakah telah dilakukan evaluasi terhadap pola pergerakan kendaraan serta pengawasan personel di titik tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak Satlantas Polrestabes Surabaya maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut. ( Red)

Artikel Terbaru
Rabu, 23 Sep 2026 19:43 WIB | Politik dan Pemerintahan

Disperinaker Surabaya Terbitkan Anjuran Mediator, FIF GROUP Diminta Bayar Kekurangan Hak PHK Abdullah Qomar Rp26,2 Juta

SURABAYA,  - Nako Tata Hullu, S.H., yang merupakan kuasa Hikum Abdullah Qomar Azhar Zahir menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja ( ...
Rabu, 23 Sep 2026 16:04 WIB | Hukum dan Kriminal

Dirjen ATR/BPN, LAMPRI Jadi tersangka KPK, Harta Rp 7,33M jadi sorotan.masuk tahap penggeledahan.

  Semerusatu news.net, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan perkara dugaan suap dan gratifikasi dalam pengurusan serta p ...
Rabu, 23 Sep 2026 15:24 WIB | Hukum dan Kriminal

Dirjen ATR/BPN Lampri Jadi Tersangka KPK, Harta Rp7,33 Miliar Disorot: OTT HGB Summarecon Masuk Tahap Penggeledahan

  Semerusatu news.net, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan perkara dugaan suap dan gratifikasi dalam pengurusan serta p ...
Rabu, 23 Sep 2026 15:15 WIB | Hukum dan Kriminal

PERUMAHAN MANYAR RIVERSIDE GEMPAR : Pasalnya Diduga Milik Oknum Anggota DPR RI Anak Mantan Petinggi Gresik Resmi Digugat

Semerusatunews.net, GRESIK — Praktik dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) di sektor properti kembali mencuat dan menjadi perhatian publik. Kasus dugaan ke ...
Selasa, 22 Sep 2026 08:08 WIB | Hukum dan Kriminal

Polsek Wagir Patroli & Amankan Kegiatan PKT-CARMAL SMA Taruna Nusantara di Lapangan Precet  

  Semerusatunews.net, MALANG — Polsek Wagir melaksanakan patroli sekaligus pemantauan keamanan kegiatan Pilih Ksatria Tangkas (PKT) dan Caraka Malam (CARMAL) K ...
Selasa, 22 Sep 2026 05:56 WIB | Politik dan Pemerintahan

Parade 450 Polwan dari 43 Negara Meriahkan IAWP 2026 di Bali.

    Semerusatu news.net, BALI – Sebanyak 450 Polisi Wanita (Polwan) dari 43 negara mengikuti parade dalam rangkaian International Association of Women Police ...