LUMAJANG – Sinergi antara kepolisian dan insan pers menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat. Hal tersebut tercermin dalam pertemuan Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi bersama sejumlah awak media di Mapolres Lumajang.
Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi, memperkuat kemitraan, sekaligus membahas berbagai persoalan strategis yang tengah menjadi perhatian masyarakat, khususnya ancaman bencana alam dan potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Lumajang.
Baca juga: Kapolda Jatim Perintahkan Kapolres Awasi SPBU Cegah Penyelewengan BBM
Kabupaten Lumajang yang memiliki karakteristik geografis dengan kawasan pegunungan, aliran sungai, serta wilayah rawan bencana membutuhkan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat. Ancaman banjir, tanah longsor hingga banjir lahar hujan dari kawasan Gunung Semeru menjadi perhatian yang tidak boleh dianggap sepele.
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi bersama awak media membahas pentingnya penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Sebab, dalam situasi darurat, informasi yang tepat waktu dapat membantu masyarakat mengambil langkah penyelamatan serta menghindari risiko yang lebih besar.
Tidak hanya membahas persoalan kebencanaan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat implementasi semangat Jogo Omah, salah satu Commander Wish Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono.
Jogo Omah bukan sekadar slogan, melainkan semangat menjaga lingkungan, keluarga, dan keamanan masyarakat yang harus diwujudkan melalui kepedulian serta keterlibatan seluruh elemen.
Baca juga: Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Polres Lumajang Siagakan Personel
Dalam konteks tersebut, kepolisian tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan masyarakat, tokoh lingkungan, organisasi sosial, serta insan pers menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Awak media juga memiliki tanggung jawab strategis sebagai penyampai informasi publik. Pemberitaan mengenai potensi bencana, perkembangan situasi di lapangan, imbauan keselamatan, hingga langkah penanganan pemerintah dan aparat harus disampaikan secara profesional, berimbang, serta tidak menimbulkan kepanikan.
Sinergi yang terbangun antara Polres Lumajang dan awak media diharapkan tidak berhenti pada pertemuan seremonial semata. Komunikasi dan koordinasi perlu terus diperkuat, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi darurat yang membutuhkan kecepatan informasi dan tindakan nyata.
Baca juga: Empat Kontainer di Depo Tanto Surabaya Diperiksa Aparat, Dokumen Pengiriman Diduga Tak Sesuai Muatan
Jogo Omah harus menjadi gerakan bersama. Menjaga keamanan dimulai dari lingkungan sendiri, meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana dimulai dari keluarga, dan membangun masyarakat tangguh membutuhkan kepedulian semua pihak.
Melalui komunikasi yang terbuka antara Kapolres Lumajang dan insan pers, diharapkan terwujud kolaborasi yang semakin solid demi kepentingan masyarakat, keselamatan warga, serta terciptanya Kabupaten Lumajang yang aman, tangguh, dan kondusif.
( Yaser)
Editor : Redaksi